Berita Utama

Korea Berlakukan Program BEBAS VISA Sementara Bagi Wisatawan Grup Indonesia

Korea terus berupaya meningkatkan kenyamanan perjalanan wisatawan Indonesia. Sebagai bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, Pemerintah Korea memperkenalkan Program Bebas Visa Sementara bagi Wisatawan Grup Indonesia yang berlaku mulai 26 Mei 2026 hingga 31 Desember 2026. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkunjung ke Korea dalam bentuk perjalanan grup yang diselenggarakan melalui agen perjalanan yang telah ditunjuk. Latar Belakang Program Pada 25 Februari 2026, Pemerintah Korea melalui Rapat Strategi Pariwisata Nasional mengumumkan berbagai kebijakan untuk mempercepat pencapaian target 30 juta wisatawan mancanegara . Salah satu strategi yang diperkenalkan adalah peningkatan aksesibilitas bagi wisatawan asing, termasuk melalui program bebas visa sementara untuk wisatawan grup dari Indonesia. Indonesia merupakan salah satu pasar pariwisata yang menunjukkan pertumbuhan positif bagi Korea Selatan. Jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea terus meningkat dari sekitar 250 ribu pengunjung pada tahun 2023 , menjadi 330 ribu pengunjung pada tahun 2024 , dan mencapai 360 ribu pengunjung pada tahun 2025. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Korea untuk memperluas pertumbuhan pariwisata ke berbagai daerah regional serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan nyaman bagi wisatawan internasional. Siapa yang Dapat Mengikuti Program Ini? Program ini berlaku bagi wisatawan grup Indonesia yang memenuhi ketentuan berikut: Berangkat melalui Authorized Travel Agent yang telah ditunjuk untuk program ini di Indonesia. Melakukan perjalanan dalam bentuk grup wisatawan yang terdiri dari minimal 3 orang . Berkunjung ke Korea untuk tujuan wisata. Wilayah dan Masa Tinggal Program bebas visa ini berlaku untuk mengunjungi seluruh wilayah Korea . Wisatawan grup yang memenuhi syarat akan memperoleh izin masuk dengan status B-2 (Wisata/Transit) dengan masa tinggal maksimum 15 hari . Perlu diperhatikan bahwa program ini tidak dapat digunakan untuk tujuan bekerja di Korea , serta tidak mengizinkan masa tinggal lebih dari 15 hari. Bagaimana Proses Pengajuannya? 1. Pengiriman Daftar Grup Wisatawan Wisatawan berwisata ke Korea dengan mendaftar melalui Authorized Travel Agent di Indonesia. Selanjutnya Authorized Travel Agent menyusun daftar grup wisatawan yang akan berangkat ke Korea dan daftar tersebut kemudian disampaikan kepada Land Operator yang menjadi mitra di Korea. 2. Pendaftaran Grup Wisatawan Land Operator di Korea melakukan registrasi pada sistem Hi Korea dan mengunggah daftar grup wisatawan. Daftar peserta wajib didaftarkan paling lambat: 24 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan udara. 36 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan menggunakan kapal laut. 3. Pemeriksaan Awal oleh Kementerian Kehakiman Korea Setelah daftar grup wisatawan diunggah, Kementerian Kehakiman Korea akan melakukan pemeriksaan terhadap setiap peserta. Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek, termasuk status pembatasan masuk ke wilayah Korea, riwayat pelanggaran keimigrasian, serta faktor risiko lainnya. 4. Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan Hasil pemeriksaan akan disampaikan melalui sistem Hi Korea kepada Land Operator . Pemberitahuan diberikan paling lambat: 12 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan udara. 24 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan menggunakan kapal laut. 5. Penyampaian Hasil kepada Peserta Land Operator Korea kemudian meneruskan hasil pemeriksaan tersebut kepada Authorized Travel Agent di Indonesia untuk diinformasikan kepada seluruh anggota grup wisatawan. 6. Kedatangan dan Keberangkatan * Seluruh peserta wajib memiliki paspor yang masih berlaku. * Selain itu, grup wisatawan harus masuk dan keluar Korea menggunakan penerbangan atau kapal yang sama sesuai dengan daftar yang telah didaftarkan sebelumnya. Upaya Pengawasan Program Untuk menjaga keberlangsungan program dan meminimalkan potensi penyalahgunaan, Pemerintah Korea menerapkan mekanisme pengawasan terhadap Authorized Travel Agent yang berpartisipasi dalam program ini dengan beberapa ketentuan sanksi administratif. Apabila tingkat pelanggaran atau ketidaksesuaian peserta mencapai batas tertentu, dapat dikenakan tindakan administratif mulai dari perintah perbaikan ( corrective order ), penangguhan operasional dalam periode tertentu, hingga pencabutan status sebagai Authorized Travel Agent . Dengan sistem pengawasan tersebut, diharapkan program ini dapat memberikan kemudahan perjalanan sekaligus menjaga ketertiban keimigrasian. Rencanakan Liburanmu ke Korea Selatan Melalui Program Bebas Visa Sementara bagi Wisatawan Grup Indonesia, masyarakat Indonesia kini memiliki kesempatan yang lebih mudah untuk menikmati berbagai destinasi menarik di Korea Selatan bersama keluarga, teman, maupun komunitas perjalanan. Sumber Informasi: https://id.mofa.go.kr/viewer/skin/doc.html?fn=20260529045411288.pdf&rs=/viewer/result/202606 Informasi lebih Lanjut mengenai VISA: Consular Section (Visa) Embassy of the ROK Kontak e-mail: [email protected] Daftar Authorized Travel Agent: https://idn.mofa.go.kr/viewer/skin/doc.html?fn=20260610122104010.pdf&rs=/viewer/result/202606

Jumlah Wisatawan Indonesia ke Korea 2025 Terbanyak Sepanjang Sejarah

2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea Masih Menjadi Pusat Promosi KTO Jakarta, 2 Februari 2026 . Minat wisatawan Indonesia mengunjungi Korea selalu meningkat selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi berakhir. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea selama beberapa tahun terakhir dari data KTO, yaitu 2019 berjumlah 278 ribu wisatawan, 2020-2022 mengalami penurunan karena pandemi, 2023 berjumlah 250 ribu wisatawan, 2024 berjumlah 336 ribu wisatawan, 2025 berjumlah 365.596 wisatawan. Angka wisatawan Indonesia ke Korea pada 2025 menandai jumlah wisatawan Indonesia ke Korea paling banyak sepanjang sejarah dan telah mencapai target yang telah ditentukan di awal tahun 2025. Selama tahun 2025, Indonesia menduduki peringkat 9 di tingkat global dan peringkat 4 di tingkat ASEAN (setelah Filipina, Vietnam dan Singapura) sebagai penyumbang wisatawan internasional terbanyak ke Korea. Peringkat ini memiliki posisi yang sama dibandingkan tahun lalu. “Kami sangat senang dengan kabar ini karena hal ini menunjukkan eksistensi budaya Korea dan potensi pariwisata Korea di Indonesia masih terus bertahan dari waktu ke waktu, walaupun di tahun 2025 dunia sempat mengalami krisis beragam. Tentunya, kami juga akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam mempromosikan pariwisata Korea di Indonesia secara positif melalui berbagai kampanye wisata tematik Korea (wisata muslim, wisata keluarga, wisata edukasi, MICE, Medical & Wellness), memberikan support yang variatif untuk kunjungan ke Korea, serta mengadakan acara – acara besar untuk promosi pariwisata Korea. Selama 2025 juga terdapat banyak faktor yang memengaruhi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea, baik dari kampanye KTO di Indonesia maupun kebijakan dari institusi pemerintah lainnya yang mempermudah perjalanan wisatawan Indonesia ke Korea. Diantaranya adalah penerbangan transit baru dari berbagai maskapai internasional, pembebasan biaya elektronik grup visa ke Korea selama 2025, konser K-pop besar yang berlangsung di Korea, serta banyaknya pihak dari dunia pariwisata yang telah terlibat mempromosikan Korea sebagai salah satu destinasi wisata popular di Indonesia. Pada tahun 2026, beberapa hasil survei di Indonesia menyatakan bahwa pola perjalanan wisatawan Indonesia kini lebih stabil dan Korea selalu menjadi salah satu destinasi favorit, kebijakan pembebasan biaya elektronik grup visa yang diperpanjang hingga Juni 2026, serta berbagai projek kampanye kerjasama KTO dengan berbagai pihak menjadi faktor penting terus meningkatnya kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea di 2026.” Ujar Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun. Pada tahun 2026, KTO Jakarta tetap melakukan berbagai inovasi kampanye untuk mempromosikan pariwisata Korea dengan tema – tema tertentu. Wisata tematik, seperti wisata muslim, wisata keluarga, wisata olahraga, wisata medis dan pembugaran maupun MICE. Selain itu, KTO Jakarta juga akan berkolaborasi dengan brand – brand terkenal Indonesia dan lebih banyak melakukan ekspansi ke berbagai kota di seluruh Indonesia untuk melakukan promosi, terutama di kota – kota besar yang memiliki minat tinggi berlibur ke luar negeri. KTO pada tahun 2026 masih mengedepankan kampanye 2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea yang berisi 100 destinasi wisata yang paling ikonik di seluruh penjuru Korea untuk wisatawan mancanegara. Beberapa destinasi ikonik yang masuk dalam 100 Must Visit Tourist Spot dan perlu dieksplor lebih lanjut oleh wisatawan Indonesia adalah Seongsu-dong Street, Cheongwadae Complex, Imjingak Resort, Songdo Central Park, Gwangmyeong Cave, Museum SAN, Mancheonha Skywalk, Beopjusa Temple, Daecheon Beach, Space Walk, Kkotji Beach, Oseong Hanok Village, DPIRANG, National Asian Culture Center, dan OSIRIA Tourist Complex. Melalui program promosi yang dilakukan KTO pada tahun 2026, KTO Jakarta menargetkan sekitar 425 ribu wisatawan Indonesia akan mengunjungi Korea. Informasi tentang wisata Korea akan selalu diperbaharui dan dapat dicek di akun instagram @ktoid dan website https://english.visitkorea.or.kr/svc/br/JKToffice. Silakan kunjungi akun media sosial dan website KTO Jakarta untuk informasi lebih lanjut. Referensi: • https://datalab.visitkorea.or.kr/datalab/portal/nat/getForTourForm.do (KTO Data Lab) • https://english.visitkorea.or.kr/svc/contents/contentsView.do?vcontsId=145437 (Visit Korea) • https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/93688/tiket-com-ungkap-arah-baruperjalanan-wisata-2026 (Bloombergtechnoz, Januari 2026) • https://id.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/view.do?seq=748863&page=1 (Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, Januari 2026)

Pusat Informasi

14 Festival Musim Gugur Terpopuler di Korea 2026

Udara yang sejuk, langit yang cerah, warna-warni daun musim gugur, kuliner khas, dan beragam festival membuat musim gugur menjadi salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Korea. Mulai dari pertunjukan kembang api yang spektakuler dan tari topeng tradisional hingga kuliner lokal dan berbagai sajian khas daerah, nikmati beragam festival Korea yang merayakan datangnya musim panen! Festival Budaya Tradisional Festival yang berakar dari budaya dan tradisi Korea menjadi salah satu yang paling populer di kalangan wisatawan mancanegara. Festival-festival ini menghadirkan reka ulang prosesi kerajaan dari masa Joseon, tarian dan musik tradisional yang diwariskan lintas generasi, serta berbagai acara yang mempertemukan masa lalu dan masa kini. Festival Hwaseong Suwon [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Suwon, Gyeonggi-do Periode: 4–11 Oktober 2026 Festival ini digelar di sekitar Benteng Hwaseong, situs Warisan Dunia UNESCO. Salah satu daya tarik utamanya adalah reka ulang prosesi kerajaan berskala besar yang menggambarkan penghormatan kepada Raja Jeongjo dari Dinasti Joseon, sekaligus semangat bakti kepada orang tua dan reformasi. Pengunjung juga dapat menikmati suasana benteng di malam hari serta berbagai pertunjukan tradisional. Festival Tari Topeng Andong [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Andong, Gyeongsangbuk-do Periode: 24 September–4 Oktober 2026 Festival ini digelar di Andong, kota yang memiliki berbagai situs warisan dan tradisi yang tercatat dalam daftar Warisan Dunia, Memory of the World, serta Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO. Selain pertunjukan tari topeng Korea, festival ini juga menghadirkan kelompok tari topeng dari berbagai negara yang merayakan keberagaman tradisi tari topeng dari berbagai budaya. Parade spektakuler, pertunjukan tradisional dan kontemporer, serta beragam kuliner dan atraksi turut melengkapi festival ini. Festival Kuliner & Produk Lokal Buat banyak orang, makanan adalah bagian paling seru dari traveling. Korea punya beragam cita rasa dan kuliner khas yang menarik untuk dijelajahi, mulai dari makanan tradisional hingga produk lokal seperti ginseng, pasta fermentasi, dan kimchi. Jangan lewatkan juga festival yang menghadirkan makanan populer seperti gimbap dan ramyeon untuk menikmati kekayaan kuliner Korea dalam suasana yang lebih meriah. Festival Ginseng Dunia K-Insam Geumsan [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Geumsan, Chungcheongnam-do Periode: 2–11 Oktober 2026 Festival Dunia K-Insam Geumsan digelar di Geumsan, wilayah penghasil ginseng terbesar di Korea. Pengunjung dapat merasakan langsung daya tarik ginseng, salah satu makanan kesehatan khas Korea, melalui berbagai aktivitas seru seperti menggali ginseng dan mencicipi aneka hidangan berbahan ginseng. Festival Kopi Gangneung [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Gangneung, Gangwon-do Periode: 21–25 Oktober 2026 Gangneung dikenal sebagai kota kopi berkat perannya dalam perkembangan budaya kopi di Korea dan banyaknya kedai kopi lokal. Festival ini merayakan budaya kafe Korea dengan beragam pilihan kopi untuk dicicipi, sekaligus kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba langsung proses roasting biji kopi. Festival Gimbap Gimcheon [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Gimcheon, Gyeongsangbuk-do Periode: 23–25 Oktober 2026 Festival unik ini didedikasikan untuk gimbap. Nama Gimcheon sendiri terdengar mirip dengan singkatan “Gimbap Cheonguk,” jaringan restoran gimbap yang terkenal di Korea, sehingga festival ini semakin dikenal. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas bertema gimbap, mulai dari membuat gimbap sendiri, mencoba kreasi gimbap unik di berbagai booth, hingga menyaksikan kompetisi memasak gimbap. Festival Ramyeon Gumi [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Gumi, Gyeongsangbuk-do Periode: 6–8 November 2026 Festival ramyeon satu-satunya di Korea yang digelar di pusat kota ini berlangsung di Gumi, yang menjadi rumah bagi pabrik ramyeon terbesar di Korea. Pengunjung dapat menikmati budaya ramyeon Korea, mulai dari mencoba ramyeon yang baru digoreng hingga mencicipi berbagai kreasi ramyeon unik. Festival Jangryu Sunchang [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Sunchang, Jeonbuk Periode: 15–18 Oktober 2026 Festival ini merayakan budaya jang, salah satu tradisi kuliner Korea yang menghasilkan pasta fermentasi seperti gochujang (pasta cabai) dan doenjang (pasta kedelai). Tradisi pembuatan jang telah tercatat dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO. Pengunjung dapat mencoba membuat jang sendiri sekaligus menyaksikan reka ulang prosesi persembahan kerajaan, untuk mengenal lebih dekat budaya fermentasi tradisional Korea. Festival Kimchi Gwangju [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Seo-gu, Kota Metropolitan Khusus Gwangju, Jeonnam Periode: 23–25 Oktober 2026 Festival ini merayakan kimchi, salah satu makanan utama dalam kuliner Korea. Pengunjung dapat mengikuti pengalaman membuat kimchi sekaligus mencicipi beragam jenis kimchi dalam festival yang merayakan salah satu kuliner paling ikonik dari Korea. Festival Malam & Kembang Api Korea setelah matahari terbenam menawarkan pesona yang berbeda dari siang hari. Berbagai festival malam khas Korea di musim gugur menghadirkan lentera yang mengapung di sungai dan kembang api yang menghiasi langit, menciptakan suasana yang indah dan cocok diabadikan untuk melengkapi pengalaman liburan yang tak terlupakan. Festival Kembang Api Internasional Seoul Wilayah: Seoul Periode: 5 September 2026 Festival ini digelar di area Hangang Park dan menjadi salah satu festival kembang api terbesar di Asia. Tim kembang api profesional dari berbagai negara berkumpul untuk menghadirkan pertunjukan spektakuler yang menerangi langit malam dengan latar Sungai Hangang. Festival Lentera Jinju Namgang Yudeung [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Jinju, Gyeongsangnam-do Periode: 3–18 Oktober 2026 Festival spesial ini menghadirkan lebih dari 70.000 lentera yang mengapung di sepanjang Sungai Namgang di Jinju. Mulai dari pertunjukan kembang api di atas sungai hingga pertunjukan cahaya drone yang spektakuler, ada banyak hal menarik untuk dinikmati. Rasakan suasana magis yang menjadi daya tarik festival malam ini. Festival Kunang-Kunang Muju [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Muju, Jeonbuk State Periode: 4–12 September 2026 Festival ekologi ini digelar di Muju yang dikenal dengan alamnya yang masih asri, sekaligus memberi kesempatan bagi pengunjung untuk melihat habitat kunang-kunang. Saksikan cahaya kunang-kunang yang membuat suasana malam terasa semakin magis. Festival Seni & Budaya Buat kamu yang suka musik dan pertunjukan, jangan lewatkan festival-festival seru ini! Mulai dari pertunjukan seni jalanan di Seoul hingga festival film dan musik rock bertaraf internasional di Busan. Kehadiran seniman dan wisatawan dari berbagai negara membuat festival-festival ini jadi ruang bertemunya beragam budaya di Korea. Seoul Street Arts Festival Wilayah: Seoul Periode: 19–20 September 2026 Festival seni pertunjukan luar ruang terkemuka di Seoul ini tahun ini hadir hingga kawasan Sungai Hangang, dengan berbagai acara digelar di Seoul Forest dan Ttukseom Hangang Park. Nikmati beragam pertunjukan jalanan, musik, dan pertunjukan dari Korea serta berbagai negara seperti Prancis dan Brasil. Busan International Rock Festival [Cultural Tourism Festival] Wilayah: Sasang-gu, Busan Periode: 2–4 Oktober 2026 Festival rock outdoor terkemuka di Korea ini telah digelar selama 27 tahun di Samnak Eco Park. Nikmati pertunjukan dari band-band populer Korea dan mancanegara sambil berkemah dan menikmati suasana alam. Busan International Film Festival Wilayah: Haeundae-gu, Busan Periode: 6–15 Oktober 2026 Sebagai salah satu festival film internasional terbesar di Asia, Busan International Film Festival menghadirkan film-film pilihan dari berbagai negara di kawasan Haeundae. Festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai acara spesial, termasuk red carpet serta kesempatan bertemu langsung dengan para aktor dan sutradara. [FAQ] T. Festival musim gugur apa saja yang bisa saya kunjungi di kawasan Seoul dan sekitarnya? J. Di Seoul, kamu bisa menikmati Seoul Street Arts Festival (19–20 September) di pusat kota Seoul dan Seoul International Fireworks Festival (5 September) di sepanjang Sungai Hangang. Di kawasan Seoul dan sekitarnya, ada juga Suwon Hwaseong Festival (4–11 Oktober) yang digelar di Benteng Hwaseong, situs Warisan Dunia UNESCO. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi masing-masing festival. T. Festival musim gugur apa saja yang bisa saya kunjungi di Busan? J. Ada dua festival besar yang berlangsung di Busan pada musim gugur, yaitu Busan International Film Festival (6–11 Oktober), salah satu festival film terbesar di Asia, dan Busan International Rock Festival (2–4 Oktober). Keduanya masing-masing digelar di Haeundae dan Samnak Eco Park. T. Kapan festival musim gugur berlangsung di Korea? J. Hampir semua festival musim gugur berlangsung dari awal September hingga awal November, dengan banyak festival digelar pada bulan Oktober. Cuaca yang sejuk dan indahnya warna-warni dedaunan musim gugur membuat periode ini ideal untuk menikmati berbagai acara outdoor. Untuk jadwal dan informasi lainnya, kunjungi situs resmi masing-masing festival. T. Festival apa saja yang bisa saya kunjungi untuk mencicipi makanan Korea dan kuliner khas daerah? J. Ada beberapa festival kuliner yang digelar pada musim gugur. Festival seperti Geumsan World K-Insam Festival (2–11 Oktober), Sunchang Jangryu Festival (15–18 Oktober), dan Gwangju Kimchi Festival (23–25 Oktober) menghadirkan bahan makanan dan hidangan yang menjadi bagian penting dari kuliner Korea. Sementara itu, Gimcheon Gimbap Festival (23–25 Oktober) dan Gumi Ramyeon Festival (6–8 November) merayakan hidangan populer seperti gimbap dan ramyeon. Kunjungi salah satu festival ini untuk mencicipi beragam makanan sekaligus mengenal budaya kuliner Korea secara langsung. T. Festival musim gugur apa saja yang bisa saya kunjungi pada malam hari? J. Kamu bisa mengunjungi Jinju Namgang Yudeung Festival (3–18 Oktober) untuk melihat lebih dari 70.000 lentera yang mengapung di sepanjang Sungai Namgang di Jinju, lengkap dengan pertunjukan kembang api dan pertunjukan cahaya drone. Kamu juga bisa menikmati pertunjukan kembang api spektakuler di atas Sungai Hangang dalam Seoul International Fireworks Festival (5 September). T. Festival musim gugur apa saja yang bisa saya kunjungi untuk merasakan budaya tradisional Korea? J. Dua festival musim gugur yang menampilkan kekayaan budaya tradisional Korea adalah Suwon Hwaseong Festival (4–11 Oktober), yang menghadirkan reka ulang prosesi kerajaan dari era Joseon, dan Andong Maskdance Festival (24 September–4 Oktober), yang merayakan tradisi tari topeng dari berbagai penjuru dunia. Keduanya memadukan nuansa masa lalu dan masa kini melalui beragam pertunjukan dan acara. T. Apakah wisatawan non-Korea bisa menghadiri festival-festival ini? J. Wisatawan internasional maupun warga non-Korea yang tinggal di Korea dipersilakan untuk menghadiri festival-festival ini, dan sebagian besar tidak memerlukan reservasi terlebih dahulu. Hanya dalam beberapa kasus tertentu, festival dibatasi untuk kelompok masyarakat tertentu. Jika membutuhkan bantuan selama perjalanan, kamu bisa menghubungi 1330 Korea Travel Helpline di +82-2-1330. Layanan tersedia dalam bahasa Korea dan Inggris. 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 1330 Text Chat: https://url.kr/PBeNi2 (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia) *Artikel ini terakhir diperbarui pada Agustus 2026, sehingga informasi di dalamnya dapat berbeda dari kondisi terkini. Pastikan untuk mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung. Festival Suwon Hwaseong (수원화성문화제) Festival Budaya Suwon Hwaseong menghidupkan kembali momen-momen bersejarah dari prosesi kerajaan Raja Jeongjo menuju Hwaseong pada 1795 melalui berbagai program budaya dengan sentuhan masa kini. Kisah bersejarah yang tercatat dalam Wonhaeng Eulmyo Jeongni Uigwe dihadirkan kembali melalui pertunjukan dan program budaya yang menarik. Pengunjung juga dapat ikut serta dalam King Jeongjo Royal Parade, reka ulang prosesi kerajaan terbesar di Korea, dan menjadi bagian dari kemeriahan bersama masyarakat lokal serta wisatawan dari berbagai negara. Berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Suwon Hwaseong, festival ini menjadi kesempatan untuk merasakan perpaduan budaya masa lalu dan masa kini dalam suasana yang meriah. Waktu pertunjukan: 12.00–21.00 Periode: 4–11 Oktober 2026 Program utama: ● “Suwon Fantasy: Yajo” Themed Performance ● “Seonyumong” Water Performance ● Time Travel: Haenggung Night Story ● Citizens’ Great Architecture “Hwahong” Lokasi: Suwon Hwaseong Fortress Penyelenggara: Suwon-si, Suwon Hwaseong Cultural Festival Organizing Committee, Suwon Cultural Foundation Alamat: 825, Jeongjo-ro, Paldal-gu, Suwon-si, Gyeonggi-do (경기도 수원시 팔달구 정조로 825, 행궁광장) Situs resmi: shfestival.com Informasi: +82-31-5191-3647 Biaya: Gratis (biaya dapat berbeda untuk program tertentu) Festival Tari Topeng Andong (안동국제탈춤페스티벌) Festival Tari Topeng Andong merupakan perayaan budaya berskala internasional yang menghidupkan kisah dan kenangan yang tersimpan dalam topeng melalui seni tari. Pengunjung dapat menyaksikan tradisi tari topeng Korea yang telah masuk dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO, sekaligus menikmati pertunjukan tari topeng dari berbagai negara. Beragam pertunjukan, parade, perayaan komunitas Tallori Daedongnanjang, hingga World Maskplay Competition menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati kemeriahan festival bersama. Festival Tari Topeng Andong 2026 hadir dengan semangat menghubungkan kisah-kisah yang tersimpan dalam topeng dengan kehidupan masa kini. Anak-anak dan lansia, masyarakat lokal dan wisatawan mancanegara berkumpul di tempat yang sama untuk tertawa, bertepuk tangan, dan menikmati irama festival. Di tengah kebersamaan tersebut, kenangan yang tersimpan dalam topeng pun kembali hidup sebagai bagian dari budaya masa kini. Dibentuk oleh partisipasi semua orang yang hadir, festival ini menjadi sebuah “tarian untuk semua”, yang merayakan kekuatan kebersamaan dan kegembiraan untuk berkumpul. Waktu pertunjukan : 10.00–22.00 Periode : 24 September–4 Oktober 2026 Informasi acara : Pertunjukan Tari Topeng Korea & Internasional, Madanggeuk & Pertunjukan Teater Orisinal, Pertunjukan Grup Tari Topeng, World Mask Play Competition, Mask Talent, World Creative Mask Contest, Mask Dance Drawing Contest, Tallori Daedongnanjang, Parade Jalanan, Membuat Topeng, Belajar Tari Topeng Lokasi : Jungang Line 1942 Andong Station, Mask Dance Park, dan kawasan pusat kota lama Andong Penyelenggara : Korea Foundation for Cultures and Ethics Alamat : 239, Yuksa-ro, Andong-si, Gyeongsangbuk-do (경상북도 안동시 육사로 239 (운흥동)) Situs resmi : www.maskdance.com Informasi : +82-54-840-3400 Biaya : Gratis (biaya dapat berbeda untuk program tertentu) Festival Ginseng Dunia K-Insam Geumsan (금산세계인삼축제) Digelar di Geumsan, Chungcheongnam-do, yang telah dikenal sebagai daerah penghasil ginseng selama lebih dari 1.500 tahun, Geumsan World K-Insam Festival mengajak pengunjung dari segala usia untuk mengenal ginseng dalam berbagai bentuk. Festival ini menghadirkan beragam aktivitas interaktif, seperti menggali ginseng, perawatan masker wajah red ginseng, merendam kaki dengan red ginseng, hingga mengenal budaya tradisional ginseng. Pengunjung juga dapat mengunjungi International Ginseng Trade Fair untuk berbelanja berbagai produk ginseng dengan harga yang terjangkau. Di area festival, tersedia pula beragam hidangan sehat yang dibuat dengan ginseng dan tanaman herbal. Diselenggarakan setiap tahun sejak 1981, festival ini telah berkembang menjadi salah satu festival berbasis industri terkemuka di Korea. Festival ini telah 10 kali dinobatkan sebagai salah satu Top Cultural Tourism Festivals oleh Ministry of Culture, Sports and Tourism, serta terpilih sebagai Asian Specialty Festival oleh IFEA World pada 2024. Kini, Geumsan World K-Insam Festival terus berkembang sebagai festival berskala global yang dinikmati pengunjung dari Korea maupun berbagai negara lainnya. Waktu acara: 10.00–21.00 Periode: 2–11 Oktober 2026 Acara: Menggali Ginseng, Red Ginseng Foot Bath, Ginseng King Contest, Insamjejeon (Ritual Panen Ginseng) Lokasi: Geumsan World Insam Expo Square Penyelenggara: Geumsan Culture, Tourism and Festival Foundation Diselenggarakan oleh: Geumsan-gun Alamat: 30, Insamgwangjang-ro, Geumsan-eup, Geumsan-gun, Chungcheongnam-do (충청남도 금산군 금산읍 인삼광장로 30) Website: www.insamfestival.co.kr Informasi: +82-41-750-2316 Tiket: Gratis (biaya dapat berlaku untuk program tertentu) Festival Kopi Gangneung (강릉커피축제) Festival Kopi Gangneung berawal dari kenangan sehari-hari menikmati kopi dari mesin penjual otomatis di Pantai Anmok, serta budaya kafe dan sangrai kopi yang berkembang di kalangan pelaku kopi lokal. Sejak pertama digelar pada 2009, festival ini berkembang menjadi perayaan identitas khas Gangneung yang memadukan keindahan alam, budaya sehari-hari, dan pelaku usaha lokal. Warga, pelaku usaha, profesional kopi, dan wisatawan berkumpul untuk menikmati kopi sekaligus berbagi cerita tentang Gangneung melalui berbagai program yang memadukan budaya, seni, dan pengetahuan. Secangkir kopi yang dinikmati di tepi laut kini telah berkembang menjadi budaya yang dinikmati di seluruh kota. Saat ini, festival ini menjadi bagian dari kekayaan budaya Gangneung yang mencerminkan sejarah, cita rasa, dan kebanggaan masyarakat setempat. Waktu pertunjukan : 10.00–20.00 Periode acara : 21–25 Oktober 2026 Informasi acara : 100 Baristas 100 Flavors, A Starry Night, Anmok Coffee Radio, Coffee Busking, A Variety of Gangneung Coffee, Coffee Picnic Lokasi : Gangneung Coffee Street dan berbagai area di Gangneung Penyelenggara : Gangneung Culture & Arts Foundation Didukung oleh : Ministry of Culture, Sports and Tourism, Gangwon State, Gangneung-si Alamat : 20-1, Changhae-ro 14beon-gil, Gangneung-si, Gangwon-do (강원특별자치도 강릉시 창해로14번길 20-1 (견소동)) Situs web : www.coffeefestival.net Informasi : +82-33-647-6802 Tiket : Beberapa program dikenakan biaya. Festival Gimbap Gimcheon (김천김밥축제) *Informasi di bawah ini berdasarkan festival tahun 2025. Detail untuk festival 2026 akan diperbarui setelah tersedia. Festival Gimbap Gimcheon merupakan festival wisata budaya lokal yang digelar di Gimcheon, Gyeongsangbuk-do. Meski gimbap bukan makanan khas yang paling dikenal dari kota ini, festival ini lahir dari permainan kata antara Gimcheon dan “Gimbap Cheonguk” (surga gimbap). Festival ini mempertemukan masyarakat lokal dan wisatawan lewat berbagai aktivitas bertema gimbap, pameran, pertunjukan, dan permainan. Pengunjung juga bisa membuat dan mencicipi gimbap sendiri, dengan berbagai pertunjukan dan zona aktivitas yang seru untuk segala usia. Waktu acara : 10.00–17.00 Periode : 23–25 Oktober 2026 Program : Gimbap Playlist (pertunjukan spesial), Kkodari’s Doljabi (tradisi memilih keberuntungan saat ulang tahun pertama), dan lainnya Lokasi : Jikji Culture Park dan Samyeongdaesa Park, Gimcheon Penyelenggara : Gimcheon-si Alamat : 1189-52, Hwangak-ro, Daehang-myeon, Gimcheon-si, Gyeongsangbuk-do (경상북도 김천시 대항면 직지사길 118) Situs web : gimbapcity.kr/main/main.html Biaya: Gratis Festival Ramyeon Gumi (구미라면 축제) *Informasi di bawah ini berdasarkan festival tahun 2025. Detail untuk festival 2026 akan diperbarui setelah tersedia. Gumi menjadi rumah bagi satu-satunya festival ramyeon yang digelar di pusat kota Korea. Pengunjung dapat membeli ramyeon yang baru diproduksi dari Pabrik Nongshim Gumi dan mencicipi beragam kreasi hidangan ramyeon. Festival ini juga menghadirkan pameran bertema, berbagai aktivitas interaktif, spot foto, pertunjukan panggung, dan beragam acara spesial. Waktu : 10.00–22.00 Periode : 6–8 November 2026 Program : Creative Ramyeon Restaurants, Pop-Up Store “Freshly Fried Ramyeon”, dan lainnya Lokasi : Area Stasiun Gumi Penyelenggara : Pemerintah Kota Gumi Alamat : 124-23, Wonpyeong-dong, Gumi-si, Gyeongsangbuk-do (경상북도 구미시 원평동 124-23 구미역 일원) Situs web : www.gumiramyun.com Kontak : +82-54-480-2652 Biaya : Gratis Festival Jangryu Sunchang (순창장류축제) *Informasi di bawah ini berdasarkan festival tahun 2025. Detail untuk festival 2026 akan diperbarui setelah tersedia. Nikmati cita rasa pedas khas kuliner Korea melalui gochujang (pasta cabai merah). Festival ini digelar di Sunchang, daerah yang terkenal sebagai penghasil gochujang. Pengunjung dapat mencicipi berbagai hidangan pedas dan gurih yang dibuat menggunakan gochujang Sunchang, mengikuti berbagai program seperti membuat pasta cabai, serta menikmati pertunjukan, pameran, dan beragam stan yang tersedia selama festival. Salah satu atraksi utama festival ini adalah “Prosesi Persembahan Gochujang Sunchang kepada Raja”. Pertunjukan ini merupakan reka ulang yang terinspirasi dari catatan sejarah tentang kecintaan Raja Taejo (Yi Seong-gye), pendiri Dinasti Joseon, terhadap cita rasa gochujang Sunchang. Dalam prosesi tersebut, rombongan musik dan para pembawa gerobak berisi tempayan-tempayan pasta cabai berkeliling desa dalam sebuah arak-arakan. Pengunjung juga dapat mengunjungi Fermentation Theme Park, tempat untuk mengenal prinsip-prinsip ilmiah dalam pengolahan makanan melalui berbagai eksperimen mikroba. ◎ Tips Tteokbokki merupakan salah satu street food Korea yang sayang untuk dilewatkan. Jangan lewatkan “Sunchang Tteokbokki Town”, tempat kamu bisa mencicipi beragam hidangan tteokbokki yang dibuat menggunakan saus fermentasi khas Sunchang. Waktu : 09.00–21.00 Periode : 15–18 Oktober 2026 Lokasi : Area Sunchang Gochujang Village dan Fermentation Theme Park Penyelenggara : Sunchang Fermented Food Festival Committee Diselenggarakan oleh : Sunchang-gun Alamat : 6-3 Minsongmaeul-gil, Sunchang-gun, Jeonbuk-do (전북특별자치도 순창군 순창읍 장류로 55) Situs web : www.jangfestival.co.kr/ Kontak : +82-63-650-1624 Biaya : Gratis (beberapa program dikenakan biaya) Diskon dapat berlaku bagi pengunjung yang mengenakan pakaian berwarna merah. Festival Kimchi Gwangju (광주김치축제) *Informasi berikut berdasarkan festival tahun 2025. Detail untuk festival 2026 akan diperbarui setelah tersedia. Festival Kimchi Gwangju merupakan festival kimchi unggulan di Korea yang menawarkan beragam produk kimchi untuk dibeli serta kesempatan mencicipi berbagai hidangan berbahan kimchi. Salah satu daya tarik utamanya adalah “Thousand People’s Table”, yang menyajikan beragam hidangan kimchi. Pengunjung juga dapat menyaksikan kompetisi untuk menemukan ahli kimchi terbaik serta mengikuti Kimchi Experience School dengan berbagai program menarik. Waktu : 10.00–20.00 Periode : 23–25 Oktober 2026 Program : Pengalaman membuat kimchi, Thousand People’s Table (food court), Gwangju Kimchi Star Chef Food Show, pertunjukan budaya, pameran kimchi, dan lainnya Lokasi : Sangmu Citizens Park Penyelenggara : Gwangju-si Pelaksana : Gwangju Kimchi Festival Organizing Committee Alamat : 111 Naebang-ro, Seo-gu, Jeonnam-Gwangju Special Metropolitan City Situs web : kimchi.gwangju.go.kr Biaya : Gratis (beberapa program mungkin dikenakan biaya) Festival Kembang Api Internasional Seoul Hanwha (한화와 함께하는 서울세계불꽃축제) Hanwha Seoul International Fireworks Festival merupakan salah satu festival besar di Korea yang telah diselenggarakan setiap tahun oleh Hanwha Group sejak 2000. Setiap tahunnya, tim kembang api ternama dari berbagai negara diundang untuk menampilkan pertunjukan spektakuler yang menghiasi langit malam Yeouido. Selain pertunjukan kembang api, berbagai acara pendukung juga digelar sepanjang siang hari. Waktu pertunjukan : 13.00–21.30 Periode : 27 September 2025 Lokasi : Yeouido Hangang Park Penyelenggara : Hanwha Corporation, Hanwha Life, Hanwha General Insurance, Hanwha Total Energies Petrochemical, Hanwha Solutions, Hanwha Aerospace, Hanwha Investment & Securities, Hanwha Systems, Hanwha Impact, Hanwha Asset Management, Hanwha Vision, Hanwha Precision Machinery Didukung oleh : Hanwha Group, SBS Alamat : 330 Yeouidong-ro, Yeongdeungpo-gu, Seoul (서울특별시 영등포구 여의동로 330 (여의도동)) Situs web : www.hanwhafireworks.com Kontak : +82-02-519-9778 Biaya : Gratis (biaya dapat dikenakan untuk area tempat duduk tertentu) Festival Lampion Namgang Jinju (진주 남강유등축제) Tradisi yudeung, atau lentera terapung, berawal dari Pertempuran Benteng Jinjuseong, salah satu dari tiga kemenangan besar dalam Perang Imjin (invasi Jepang ke Korea, 1592–1598). Selama pertempuran, lentera diapungkan di Sungai Namgang sebagai sinyal militer untuk berkomunikasi dengan pasukan Tentara Pembela Kebenaran di luar benteng, sekaligus sebagai sarana bagi keluarga untuk saling bertukar pesan dan memastikan keadaan satu sama lain. Jinju melanjutkan tradisi ini dengan menyelenggarakan acara Yudeung sebagai bagian dari Gaecheon Art Festival, yang pertama kali digelar pada 1949 dan dikenal sebagai festival seni daerah terpadu pertama di Korea. Sejak 2000, festival ini diselenggarakan secara mandiri dengan nama Jinju Namgang Yudeung Festival. Seiring berjalannya waktu, lentera terapung ini menjadi simbol harapan akan perdamaian, cinta, kebahagiaan, dan terkabulnya harapan. Kini, festival ini telah berkembang menjadi acara internasional yang mempertemukan masyarakat dari berbagai negara untuk berbagi nilai perdamaian. Setiap musim gugur, lentera menerangi Sungai Namgang dan Benteng Jinjuseong, menciptakan suasana malam yang spektakuler di Jinju, yang dikenal sebagai “Kota Cahaya dan Perdamaian”. Selain menghadirkan pemandangan yang indah, lentera-lentera ini juga mengajak pengunjung untuk melihat kembali makna sejarah yang terkandung dalam tradisi yang telah berlangsung lama ini. Waktu pertunjukan : 13:00–23:00 Periode : 3–18 Oktober 2026 Informasi acara : Pameran Lentera Terapung, Pameran Lentera Darat, Pertunjukan Cahaya Drone, Pertunjukan Kembang Api di Atas Air Lokasi : Area sekitar Benteng Jinjuseong dan Sungai Namgang Penyelenggara : Jinju-si, Jinju Culture and Arts Foundation, Jinju Culture and Tourism Foundation Alamat Petunjuk Arah : 626, Namgang-ro, Jinju-si, Gyeongsangnam-do Website : yudeung.com/ Kontak : +82-55-761-9111, 755-9111 Biaya : Gratis Festival Kunang-Kunang Muju (무주반딧불축제) Festival Kunang-Kunang Muju merupakan salah satu festival lingkungan terkemuka di Korea yang mengangkat kunang-kunang, yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Korea, serta lingkungan alam Muju yang masih asri sebagai tema utamanya. Festival ini digelar di berbagai area di Muju-gun setiap tahun sekitar akhir Agustus hingga awal September, memberikan kesempatan istimewa bagi pengunjung untuk melihat kunang-kunang di habitat alaminya sekaligus menikmati keindahan alam dan memahami pentingnya menjaga lingkungan. Selama festival, pengunjung dapat mengikuti beragam kegiatan bertema ekologi dan lingkungan, acara budaya tradisional, pertunjukan, serta berbagai atraksi malam hari. Salah satu program unggulannya adalah Firefly Mystery Exploration, yang mengajak pengunjung langsung menuju habitat kunang-kunang untuk menyaksikan cahaya kunang-kunang di alam liar. Festival Kunang-Kunang Muju menjadi perayaan yang mengangkat nilai hidup berdampingan antara manusia dan alam, sekaligus mengajak pengunjung untuk lebih memahami pentingnya pelestarian lingkungan. Waktu : 10:00–22:30 Periode : 4–12 September 2026 Program : Firefly Mystery Exploration, Firefly Theme Hall, Bandi Kids World, Bandi Star Picnic, dan lainnya Lokasi : Muju Arts and Culture Center Penyelenggara : Muju Firefly Festival Committee Pemerintah daerah : Muju-gun Alamat : 326-17, Hanpungnu-ro, Muju-eup, Muju-gun, Jeonbuk-do Website : www.firefly.or.kr Informasi : +82-63-324-2440 Biaya : Gratis (beberapa program dikenakan biaya) Seoul Street Arts Festival (서울거리예술축제) Festival Seni Jalanan Seoul digelar di Ttukseom Hangang Park dan Seoul Forest. Tahun ini, festival menghadirkan berbagai pertunjukan internasional dari Prancis, Lituania, Chile, dan negara lainnya, selain pertunjukan dari Korea. Waktu pertunjukan : 10:00–22:00 (berbeda sesuai tanggal) Periode acara : 19–20 September 2026 Lokasi : Ttukseom Hangang Park & Seoul Forest Penyelenggara : Pemerintah Metropolitan Seoul, Seoul Foundation for Arts and Culture Alamat : 10 Neungdong-ro, Gwangjin-gu, Seoul (서울특별시 광진구 능동로 10 (자양동)) Situs web : ssaf.or.kr/index Instagram: www.instagram.com/ssaf.official/ Pertanyaan : +82-2-2088-4957 Biaya : Gratis Busan International Rock Festival (부산국제록페스티벌) Pertama kali digelar pada 2000, Busan International Rock Festival merupakan festival rock internasional pertama dan yang telah berlangsung paling lama di Korea. Pada 2026, edisi ke-27 akan digelar selama tiga hari, dari Jumat, 2 Oktober hingga Minggu, 4 Oktober, di Samnak Eco Park, dengan menghadirkan beragam musisi Korea dan internasional. Berbagai panggung di area taman akan menampilkan musisi pendatang baru hingga musisi ternama dunia. Selain pertunjukan musik, pengunjung juga dapat menikmati berbagai atraksi festival seperti permainan interaktif, area kuliner, zona berkemah, serta berbagai acara khusus lainnya. Waktu pertunjukan : 10:00–22:00 Periode : 2–4 Oktober 2026 Program : Busan International Rock Festival, Rookies on the BU-ROCK, Road to BU-ROCK Lokasi : Samnak Eco Park Penyelenggara : Busan Festival Organization Diselenggarakan oleh : Pemerintah Metropolitan Busan Alamat : 29-50, Samnak-dong, Sasang-gu, Busan Situs web : busanrockfestival.com Kontak : +82-51-713-5000 Biaya : Berbayar Festival Film Internasional Busan (BIFF) (부산국제영화제) Festival Film Internasional Busan (BIFF) merupakan festival film internasional pertama di Korea yang kini dikenal sebagai salah satu festival film terbesar di Asia. Festival ini turut memperkuat posisi Busan sebagai kota budaya dan seni, sekaligus mendukung industri perfilman Korea dengan meningkatkan produksi dan distribusi film. Festival ini juga menjadi wadah untuk menemukan sutradara berbakat dan film-film baru melalui pemutaran berbagai genre film. Festival ini akan terus berupaya menjadikan Busan sebagai pusat industri perfilman, sekaligus memperluas pasar dan investasi untuk mengembangkan industri film. Waktu pertunjukan : 09:00–22:00 (Rencana; berbeda menurut program) Periode : 17–26 September 2025 Lokasi : Busan Cinema Center dan bioskop lain yang ditunjuk Diselenggarakan oleh : Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Pemerintah Metropolitan Busan, Korean Film Council Alamat Petunjuk Arah : 120 Suyeonggangbyeon-daero, Haeundae-gu, Busan (부산광역시 해운대구 수영강변대로 120 (우동)) Situs web : www.biff.kr Kontak : +82- 688-3010 Biaya : Gratis & berbayar - Upacara pembukaan: 30.000 won - Bioskop reguler: 9.000 won (Rencana) - Asian Contents Award: 30.000 won - Midnight Passion: 20.000 won Sumber Artikel : https://english.visitkorea.or.kr/svc/contents/contentsView.do?menuSn=219&sContsTtl=&sort=regDt&page=1&vcontsId=1593098

Panduan Liburan Saat Chuseok 2026

Chuseok in Korea ⓒClipartKorea Chuseok, salah satu dari tiga hari raya tradisional utama di Korea, segera tiba. Momen spesial ini menjadi waktu untuk merayakan hasil panen musim gugur sekaligus menikmati kekayaan budaya tradisional Korea. Selama libur Chuseok, berbagai tempat wisata budaya seperti istana kerajaan dan museum menawarkan tiket masuk gratis, sementara pertunjukan tradisional dan berbagai aktivitas menarik digelar di seluruh negeri. Mulai dari kuliner khas Chuseok hingga permainan tradisional, simak berbagai cara untuk menikmati liburan Chuseok di Korea pada 2026. ■ Chuseok di Korea Chuseok Foods ⓒClipartKorea Chuseok dirayakan pada tanggal 15 bulan kedelapan dalam kalender lunar dan merupakan salah satu hari raya tradisional terpenting di Korea, bersama dengan Seollal (Tahun Baru Imlek). Pada 2026, Chuseok jatuh pada Jumat, 25 September, dengan periode libur berlangsung dari Kamis, 24 September hingga Sabtu, 26 September. Momen ini menjadi waktu untuk merayakan hasil panen sekaligus berkumpul bersama keluarga dan menikmati hasil bumi musim tersebut. | Tradisi Korea yang Bisa Dinikmati Saat Chuseok Menikmati Hidangan Khas Chuseok Songpyeon ⓒClipartKorea / Jeon ⓒClipartKorea Songpyeon adalah salah satu makanan khas Chuseok yang secara tradisional dibuat untuk merayakan hasil panen. Berbentuk setengah bulan yang dipercaya melambangkan kemakmuran dan pertumbuhan. Kue beras ini diisi dengan kacang kedelai, biji wijen, kacang merah, atau isian lainnya. Songpyeon kemudian dikukus di atas daun pinus, yang memberikan cita rasa gurih dan aroma khas. Hidangan khas Chuseok lainnya antara lain jeon (daging, sayuran, atau seafood yang dilapisi telur lalu digoreng), japchae (mie kaca yang ditumis bersama berbagai sayuran), dan yakgwa (kue tradisional dengan cita rasa madu dan jahe). Berbagai hidangan ini dapat ditemukan di pasar tradisional, toko kue beras, dan restoran Korea. ▶ Tempat yang Direkomendasikan [HANSIK Space E:eum, Seoul] ● Pusat kuliner Korea yang menawarkan kelas membuat jeon dan songpyeon selama musim Chuseok. (Pesan Sekarang) ● Alamat: 3F, 18 Bukchon-ro, Jongno-gu, Seoul (서울특별시 종로구 북촌로 18) [Mapo Jeon Alley] ● Tempat yang cocok untuk mencicipi beragam jeon, termasuk kimchijeon (pancake kimchi), donggeurangttaeng (perkedel daging), dan bindaetteok (pancake kacang hijau). ● Alamat: 23 Mallijae-ro, Mapo-gu, Seoul (서울특별시 마포구 만리재로 23) [Heotjesabap Kkachi Gumeongjip, Andong] ● Restoran yang menyajikan hidangan lengkap yang secara tradisional disiapkan untuk ritual penghormatan leluhur, seperti sayuran berbumbu, sup, jeon, dan ikan panggang. ● Alamat: 203 Seokju-ro, Andong-si, Gyeongsangbuk-do (경상북도 안동시 석주로 203) Menikmati Permainan & Pertunjukan Tradisional Ganggangsullae Circle Dance ⓒ Busan Metropolitan City / Traditional Mask Dance ⓒClipartKorea Chuseok telah lama menjadi momen bagi keluarga dan masyarakat untuk berkumpul sambil menikmati permainan dan tarian tradisional. Salah satu yang paling dikenal adalah ganggangsullae, yaitu tradisi bernyanyi dan menari dalam lingkaran sambil bergandengan tangan di bawah bulan purnama, sebagai ungkapan harapan akan hasil panen yang melimpah dan kedamaian bagi masyarakat. Tradisi Korea lainnya yang tercatat dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO antara lain ssireum, gulat tradisional Korea yang mengandalkan kekuatan dan teknik, serta talchum, pertunjukan tari dengan topeng. Kini, wisatawan juga dapat mengikuti berbagai program interaktif di istana kerajaan, museum, dan festival lokal, menjadikan Chuseok waktu yang tepat untuk mengenal tradisi-tradisi ini secara langsung. ▶ Tempat yang Direkomendasikan [Korean Folk Village] ● Desa wisata yang merekonstruksi kehidupan sehari-hari dan budaya tradisional pada masa Dinasti Joseon (akhir abad ke-14 hingga awal abad ke-20), lengkap dengan berbagai permainan tradisional yang bisa dicoba. ● Alamat: 90 Minsokchon-ro, Giheung-gu, Yongin-si, Gyeonggi-do (경기도 용인시 기흥구 민속촌로 90) [Jeonju Hanok Village] ● Desa hanok terbesar di Korea dengan sekitar 700 rumah tradisional, yang menawarkan berbagai permainan tradisional serta permainan papan modern yang terinspirasi dari permainan tradisional Korea. ● Alamat: 99 Girin-daero, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeonbuk-do (전라북도 전주시 완산구 기린대로 99) [Andong Mask Dance Park] ● Lokasi utama Andong Maskdance Festival 2026 (24 September–4 Oktober), tempat wisatawan dapat menikmati berbagai pertunjukan tari topeng tradisional. ● Alamat: 239 Yuksa-ro, Andong-si, Gyeongsangbuk-do (경상북도 안동시 육사로 239) | Destinasi yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Chuseok Tempat Wisata Budaya & Hutan Rekreasi dengan Tiket Masuk Gratis Gyeongbokgung Palace ⓒClipartKorea / National Museum of Korea Selama libur Chuseok, wisatawan dapat menikmati tiket masuk gratis ke empat istana kerajaan utama di Seoul Gyeongbokgung Palace, Changdeokgung Palace, Deoksugung Palace, dan Changgyeonggung Palace serta Jongmyo Shrine, tempat pemujaan leluhur kerajaan Dinasti Joseon, dan seluruh 40 makam kerajaan Dinasti Joseon. Tempat-tempat ini menawarkan kesempatan untuk melihat langsung arsitektur dan budaya kerajaan pada masa Joseon, cocok bagi wisatawan yang ingin mengenal sejarah dan tradisi Korea. Museum nasional dan museum seni utama, termasuk National Museum of Korea dan empat cabang National Museum of Modern and Contemporary Art (MMCA Seoul, Deoksugung, MMCA Gwacheon, dan MMCA Cheongju) umumnya tutup pada hari Chuseok, tetapi kembali buka selama hari libur lainnya. Karena berada di dalam ruangan, tempat-tempat ini juga bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi dalam berbagai kondisi cuaca. Bangtaesan National Recreational Forest ⓒKorea Tourism Content Lab – Son Myeong-gwon / Cheongoksan National Recreational Forest ⓒYim Jae-un (Danim, Cohort 5) Sekitar 40 hutan rekreasi nasional di berbagai wilayah Korea menawarkan tiket masuk gratis selama libur Chuseok. Beberapa di antaranya juga mengadakan permainan tradisional dan berbagai aktivitas interaktif yang bisa diikuti pengunjung, sehingga cocok untuk ikut merasakan suasana perayaan. Perlu diperhatikan, biaya tetap berlaku untuk penginapan dan area camping. 🔗 Lihat Hutan Rekreasi Nasional Lainnya di Korea (Hanya Bahasa Korea) Rayakan Chuseok dengan Berbagai Acara Spesial Namhansanseong Fortress ⓒClipartKorea / Namsangol Hanok Village ⓒClipartKorea Berbagai festival budaya, aktivitas interaktif, dan acara spesial digelar di berbagai wilayah Korea selama libur Chuseok. Berikut beberapa acara yang bisa kamu kunjungi selama Chuseok 2026. Acara Rekomendasi Nasional | Acara Budaya di Museum Nasional ● Berbagai museum nasional di Korea menghadirkan program budaya tradisional. ● Lokasi: Cheongju National Museum, Jeonju National Museum, Iksan National Museum, Daegu National Museum, National Maritime Museum, dan lainnya ● Tanggal: 24–27 September 2026 (berbeda tiap lokasi; sebagian besar museum tutup pada Hari Chuseok, 25 September, jadi cek terlebih dahulu sebelum berkunjung.) Seoul | Chuseok Seoro Market ● Permainan dan kerajinan tradisional, serta stan yang menjual hasil pertanian dan hasil laut dari berbagai daerah. ● Lokasi: Seoul Plaza ● Tanggal: 15–17 September 2026 Seoul | Namsan Moonlight Madang ● Pertunjukan tradisional, pengalaman mengenakan hanbok, permainan tradisional, K-food market, dan lainnya. ● Lokasi: Namsangol Hanok Village ● Tanggal: 25–27 September 2026 Seoul | Korean Confucian Culture EXPO ● Berbagai pengalaman budaya, termasuk ritual tradisional, permainan rakyat, budaya K-Seonbi, dan budaya pengobatan Korea. ● Lokasi: Seonggyungwan National Academy Myeongnyungwang ● Tanggal: 25–27 September 2026 Gyeonggi-do | Namhansanseong Autumn Festa ● Aktivitas budaya, tur menyusuri benteng, serta program spesial Chuseok seperti pertunjukan musik tradisional Korea dan jalan-jalan malam. ● Lokasi: Namhansanseong Fortress ● Tanggal: September–Oktober 2026 (program spesial Chuseok: 24–27 September 2026) FAQ Liburan Chuseok T. Perlukah memesan transportasi jauh-jauh hari? J. Ya. Tiket kereta dan bus antarkota biasanya cepat habis karena permintaan perjalanan meningkat selama hari libur. Jika berencana bepergian antar kota, cek jadwal pembukaan pemesanan tiket. Sebaiknya siapkan alternatif seperti menyewa mobil jika tidak mendapatkan tiket yang diinginkan. T. Bisa mengunjungi pulau-pulau di Yeosu dalam satu hari? J. Bisa. Pulau yang dekat dengan daratan seperti Geumodo, Gaedo, dan Sado, serta Odongdo dan Nangdo yang dapat diakses melalui jalan darat, umumnya bisa dikunjungi dalam perjalanan sehari. Untuk pulau yang lebih jauh seperti Geomundo, sebaiknya menginap setidaknya satu malam karena perlu menyesuaikan dengan jadwal kapal feri. T. Apakah kereta bawah tanah dan bus tetap beroperasi selama liburan? J. Ya. Kereta bawah tanah dan bus kota tetap beroperasi seperti biasa selama libur Chuseok. Pada Hari Chuseok dan sehari setelahnya, beberapa layanan mungkin mulai beroperasi lebih siang dari biasanya. Untuk bepergian di dalam kota, transportasi umum tetap menjadi pilihan yang praktis. T. Apakah tempat wisata, restoran, dan toko tetap buka? J. Jam operasional berbeda-beda, jadi sebaiknya cek situs resmi masing-masing tempat sebelum berkunjung. Banyak department store, pusat perbelanjaan, dan restoran tutup pada Hari Chuseok atau selama sebagian periode liburan. Sementara itu, minimarket dan toko di sekitar tempat wisata biasanya tetap buka. Kamu juga bisa mengecek jam operasional terbaru melalui aplikasi peta Korea seperti Naver Map dan KakaoMap. Artikel asli oleh Jung Won Park / Diterjemahkan oleh KTO Foto oleh Korea Tourism Organization, Seoul Tourism Organization, Busan Metropolitan City, dan ClipartKorea 1330 Korea Travel Helpline : +82-2-1330 1330 Text Chat : https://m.site.naver.com/1rEid (Tersedia dalam bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia) *Artikel ini terakhir diperbarui pada September 2026, sehingga informasi dapat berubah. Pastikan untuk mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung Sumber Artikel : https://english.visitkorea.or.kr/svc/contents/contentsView.do?menuSn=219&sContsTtl=&sort=regDt&page=1&vcontsId=1593350

Daftar Restoran Ramah Muslim di Korea

Kategori Restoran Ramah Muslim Korea Tourism Organization telah mengkategorikan Restoran yang Muslim-Friendly semenjak 2016 untuk membantu para turis muslim sehubungan dengan makanan. Ada 4 kategori restoran dalam Standar KTO yang masuk dalam kelompok Halal Restoran berikut: DAFTAR RESTORAN RAMAH MUSLIM No Kategori Sertifikasi Jenis Masakan Restoran Foto Alamat Kontak Menu Utama Fasilitas Atraksi Wisata Sekitar 1 Halal Certified Timur Tengah ASALAM (아살람) 7, Jungang-ro 2-gil, Jeju-si, Jeju-do (제주특별자치도 제주시 중앙로2길 7 ) 064-751-1225 Teh Arab, Nasi Mandi Kambing, Kambing Haneeth Parkir, Musholla Gwandeokjeong Pavillion, Yongduam, Samseonghyeol 2 Halal Certified Asia Asian Family Restaurant Dongmoon (아시안 패밀리 레스토랑 동문) 1, Namiseom-gil, Namsan-myeon, Chuncheon-si, Gangwon-do(강원 춘천시 남산면 남이섬길 1) 031-580-8099 Beef Jjajangmyeon, Nasi Bulgogi, Bibimbap Gurita, Nasi Goreng Kimchi Parkir, Musholla Nami Island, Jade Garden, Gapyeong Rail Park 3 Halal Certified Asia Dongmoon Express (동문 익스프레스 - 홍천 비발디파크) 2F, 262, Hanchigol-gil, Seo-myeon, Hongcheon-gu, Gangwon-do(강원 홍천군 서면 한치골길 262 2층) 031-581-8097 Kebab Nasi Goreng Udang dan Nasi Kotak Bulgogi Parkir, Musholla Vivaldi Park, Namnoil Riverside Amusement Park 4 Halal Certified Korea Eid(이드) 67, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로10길 67) 070-8889-8210 Sup Ayam Gunseng, Bulgogi Daging, Semur Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 5 Halal Certified Turki Kervan-Famille Station Branch (케르반 파미에스테이션점) 2F, FP216, 205, Sapyeong-daero, Seocho-gu, Seoul(서울시 서초구 사평대로 205 2층 FP216) 02-6282-4767 Mix Kebab Shish, Mix Pide Parkir, Musholla Some Sevit, Gangnam Station Underground Shopping Center 6 Halal Certified Turki Kervan Bakery&Café (케르반베이커리&카페) 1F, 204, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울시 용산구 이태원로 204 1층) 02-790-5585 Baklava, Turkish Cookies - Itaewon, War Memorial of Korea, Samsung Museum of Art Leeum 7 Halal Certified Turki Kervan Turkish (Itaewon Branch) (케르반레스토랑 이태원점) 190, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 190) 02-790-5585 Chicken Shish Kebab, Lamb Shish Kebab, Mix Shish Kebab, Truffle Cheese Steak - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 8 Halal Certified Turki Kervan Turkish Restaurant - COEX Mall Branch (케르반레스토랑 코엑스점) 513, Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul (서울 강남구 영동대로 513 ) 02-556-4767 Lokman Shish Kebab, Mixed Steak Kebab, Nurdagi Salad Parkir & Musholla di COEX Mall Bongeunsa Temple, COEX, Seonjeongneung Royal Tombs 9 Halal Certified Turki Mr.Kebab (미스터케밥) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 192) 070-7758-1997 Turkish Kebab Lamb, Pilaf Kebab - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 10 Halal Certified Korea starcatering (스타케이터링 ) 28, Noksapyeong-daero 46-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 녹사평대로46길 28) 02-2115-2777 Nasi Bulgogi, Burger Ayam - Seonyudo Park, Yeouido National Assembly Building, water taxi at Dangsan Station, Saetgang 11 Halal Certified Turki Sultan Kebab (술탄케밥) 126, Bogwang-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 보광로 126) 02-749-3890 Cheese Pide, Pilaf Kebab, Turkish Kebab Mix, Cheese Pide - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 12 Self Certified Timur Tengah Ahmed’s Asian Cuisine (아멛 아시안 퀴진 ) 639, Baekje-daero, Deokjin-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전북 전주시 덕진구 백제대로 639 (금암동 1589-1)) 063-902-0102 Curry in Naan Set Parkir Jeonju Hanok Village, Jeonju Zoo 13 Self Certified Turki Aladdin Kebab(알라딘케밥) 1F, 187, Neungheodae-ro, Yeonsu-gu, Incheon(인천광역시 연수구 능허대로 187, 1층) 032-832-6003 Assorted grill, Arabian Kebab, Chicken Curry Parkir Songdo Central Park, Incheon Metropolitan City Museum 14 Self Certified Timur Tengah CAIRO BBQ (카이로바베큐) 45, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로10길 45) 070-4110-0087 Nasi Bebek, Koshary Mesir, Molokhia Daging - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Shopping Street, War Memorial of Korea 15 Self Certified Turki Cappadocia (카파도키아) 123-9, Geumdan-ro, Geumjeong-gu, Busan (부산 금정구 금단로 123-9) 051-515-5981 Kebab Ayam, Kebab Shish Parkir, Musholla Beomeosa Temple 16 Self Certified Timur Tengah Dubai(두바이) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울특별시 용산구 이태원로 192) 02-798-9277 Dubai Mix Grilled, Nasi Ayam Mandi, Mazza Falafel - War Memorial of Korea, Itaewon Street 17 Self Certified India Foreign Restaurant(포렌 레스토랑) 42, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로 42) 02-794-9292 Kare Sayur, Kare Ayam, Tandoori Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 18 Self Certified Timur Tengah Hibiscuss (파티나라하이비스) 2F, 102, Tongil-ro, Jung-gu, Seoul(서울특별시 중구 통일로 102, 2층) 02-577-3434 Paket Ayam Biryani, Kabsa Lab Parkir Musical Fanta-Stick Seoul, Deoksugung, Seoul Museum of History 19 Self Certified Malaysia ITAEWON KITCHEN (이태원 키친) 2F, 34, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로 34 2층) 02-3785-2468 Nasi Goreng Ayam, Nasi Kambing, Kebab Kobideh - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Street, War Memorial of Korea 20 Self Certified Malaysia KB RESTAURANT & HALAL FOOD (케이비레스토랑할랄푸드) 1B, 42, Jogang-ro, Tongjin-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do(경기 김포시 통진읍 조강로 42 지하1층) 031-981-3293 Naan, Kare Daging, Acar Sayuran Parkir Gimpo Sculpture Park, Gimpo Tea Etiquette Museum Deokpojin, Ganghwa Island

Perkembangan dan Kosakata Penting bagi Wisatawan Muslim di Korea

Panduan untuk wisatawan muslim dalam berwisata di Korea. Gunakan pictogram di halaman ini jika mengalami hambatan saat berkomunikasi dengan penduduk lokal di Korea. Temukan juga berbagai informasi mengenai perkembangan lingkungan ramah muslim di Korea berikut di bawah ini.

Tentang Visa Korea Bagi Turis Indonesia

Kunjungan warga negara Indonesia ke Korea Selatan mengalami peningkatan setiap tahun, seiring dengan Gelombang Hallyu (Korean Wave) yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2018, Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia telah menerbitkan 157.924 visa (meningkat 15% setiap tahun). Sehingga Kementerian Luar Negeri Republik Korea, Kementerian Hukum Republik Korea dan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia membuka Korea Visa Application Center (KVAC) untuk mempermudah proses pengajuan visa bagi warga negara Indonesia yang ingin mengunjungi Korea Selatan. KVAC mulai beroperasi menerima pengajuan visa Korea sejak tanggal 2 Mei 2019 dan berlokasi di Lotte Mall Jakarta, lantai 5 . Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan visa dapat dilihat di website KVAC www.visaforkorea-in.com, sedangkan infomasi lengkap terkait jenis-jenis visa serta dokumen persyaratan visa Korea dapat dilihat pada website sites.google.com/view/koreanembassy2/home. KVAC juga memberikan informasi terbaru mengenai pengajuan visa Korea melalui Instagram www.instagram.com/kvac_id serta membuka layanan pelanggan melalui aplikasi pesan WhatsApp di nomor +62 811-1214-001 . Kehadiran KVAC merupakan bagian dari usaha Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia (tahun 2019, yaitu Duta Besar H.E Kim Changbeom) untuk meningkatkan sistem visa sehingga warga negara Indonesia dapat mengunjungi Korea Selatan secara lebih efektif lagi. Melalui peningkatan sistem visa ini diharapkan akan terjadi pertukaran manusia dan budaya dengan Indonesia yang lebih aktif yang mana Indonesia adalah negara kunci kebijakan menuju New Southern Policy. Sedangkan untuk infomasi-informasi terbaru terkait kebijakan visa Korea dapat diakses melalui website Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia berikut overseas.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/list.do (bagian Pengumuman Konsulat).

Empat Musim di Korea

Iklim Korea tergolong ke dalam iklim benua jika dilihat dari temperatur dan angin yang bertiup dan curah hujan. Iklim Korea dibedakan menjadi empat jenis musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Selama kurun waktu musim gugur, iklim di Korea cukup hangat, cuaca pun cerah, langit berwarna biru, dengan dedaunan menakjubkan. Musim dingin sangat dingin dan kering, namun merupakan waktu tepat untuk berkunjung ke Korea bagi wisatawan yang tertarik dengan olahraga musim dingin, karena Korea memiliki banyak tempat untuk olahraga ski. Musim semi yang dimulai pada bulan April hingga Mei juga sangat indah dengan pohon bunga ceri ( cherry blossom ) bermekaran. Namun, musim ini tergolong musim padat pengunjung, sehingga turis perlu memesan terlebih dahulu untuk dapat memastikan akomodasi dan fasilitas wisata tersedia. Bulan-bulan musim panas sangatlah lembab, panas dan agak ramai, karena ketika musim hujan sudah tiba maka banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan fluktuasi hujan yang lebat. MUSIM SEMI Musim semi dimulai pada akhir bulan Maret hingga bulan Mei. Suhu sejuk dan cuaca cerah menjadikan musim semi sebagai musim paling ideal untuk berwisata. Pengunjung dapat menikmati deretan pohon bunga ceri ( cherry blossom ), hamparan bunga Forsythia , bunga Azaleas , bunga Magnolias , bunga Lilacs dan berbagai jenis bunga lainnya yang bermekaran pada puncak musim Semi. MUSIM PANAS Musim Panas dimulai pada bulan Juni hingga Agustus, dan puncak musim panas adalah bulan Agustus. Keringnya musim dingin dan musim semi seakan menghilang selama musim panas tiba karena suhu musim panas sangat tinggi dan lembab. Umumnya, antara akhir bulan Juni hingga pertengahan bulan Juli di Korea sudah masuk musim hujan, karena adanya pergantian musim. Selama musim hujan di Korea tidak ada terik panas, dan untuk beberapa minggu biasanya berawan disertai hujan lebat hingga tiga minggu. Frekuensi hujan disebut Jangma , dan angin topan secara langsung bisa mengakibatkan kerusakan pada tanaman. Pada musim panas, banyak terdapat buah-buahan di antaranya adalah buah Semangka, Melon, buah Persik, dan banyak sayuran. Selain itu, wilayah pegunungan tertutup oleh tanaman hijau. Untuk menghindari teriknya panas matahari, orang Korea biasanya pergi mendaki gunung, pergi ke pesisir pantai, atau ke daerah lembah untuk menikmati waktu liburan musim Panas. MUSIM GUGUR Musim Gugur di Korea dimulai pada bulan September hingga bulan November. Udara di musim gugur dingin dan kering, disertai langit biru dengan sedikit awan. Orang Korea menyebut musim gugur dengan sebutan Cheon-go-mabi . Panasnya musim panas sepertinya masih bersisa di bulan September. Udaranya panas pada waktu siang, tetapi udara di pagi hari dan sore dingin. Pada bulan Oktober, terdapat sedikit curah hujan dan tingkat kelembaban di udara pun menurun, sehingga cuacanya sedikit kering. Di akhir musim panas hingga awal musim gugur, angin topan muncul dari arah Pasifik Selatan. Musim gugur merupakan musim indah dengan dedaunan berjatuhan. Dedaunan pohon Maidenhair dan pohon Maple berubah warna menjadi kuning keemasan dan merah di seluruh Korea. Selama musim gugur, masyarakat Korea senang pergi mendaki gunung untuk menikmati pemandangan indah dari dedaunan musim gugur. Warna gradasi pepohonan dan dedaunan yang berjatuhan di musim gugur mengundang banyak pengunjung baik domestik dan internasional. Musim gugur juga dikenal sebagai musim panen melimpah, di antaranya panen padi, ubi, buah apel, buah persik, dan buah Jujube. Istilah Cheongomabi berarti “langit tinggi dan kuda gemuk’, menggambarkan musim gugur. Pada musim ini, langit sangat biru, jernih dan bersih, sehingga sangat bagus untuk pergi tamasya, ditambah dengan musim panen berlimpah membuat pilihan kuliner beragam. MUSIM DINGIN Musim Dingin di Korea dimulai antara bulan Desember hingga Februari, dengan suhu terdingin pada sekitar bulan Januari mencapai minus 5 hingga 10 derajat Celcius. Di musim dingin, hari-hari menjadi lebih pendek, sinar matahari muncul lambat dan matahari tenggelam lebih awal. Biasanya terdapat siklus tiga hari dingin yang diikuti dengan empat hari hangat, disebut dengan istilah Samhansaon . Daerah pegunungan di provinsi Gangwon-do turun hujan salju sejak awal musim dingin, dengan suhu dingin dan kering karena angin berhembus dari Siberia. Antara bulan Desember hingga bulan Februari terdapat liburan hari-hari besar, yaitu: hari Natal, Tahun Baru Masehi, dan Tahun Baru Lunar. Sementara antara bulan Februari hingga awal bulan Maret adalah masa untuk wisuda dan awal masuk sekolah. Untuk daerah pedesaan, selama musim dingin lahan pertanian istirahat sejenak sampai tiba masa bercocok tanam di musim semi, selain itu beberapa jenis sayuran tumbuh dan dikembangkan di dalam rumah kaca. Antara bulan November hingga Desember biasanya dilakukan persiapan pembuatan Kimchi dengan skala besar yang bisa dikonsumsi sepanjang musim dingin. Proses persiapan Kimchi dengan skala besar ini disebut Gimjang .

Media Sosial

Tautan Penting